Showing posts with label Baby. Show all posts
Showing posts with label Baby. Show all posts

Monday, 30 December 2013

Pondasi Agar Anak Suka Makan

Pondasi Agar Anak Suka Makan

By Kasna Ak on Thursday, May 26, 2011 at 10:59pm
Tips Memperkenalkan Pola Makan Sehat untuk Anak
Tak sedikit bunda yang mengeluh si kecil susah makan atau pilih-pilih makanan. Sebenarnya kunci sukses memperkenalkan pola makan yang sehat dimulai dari usia 6 bulan saat ia diperkenalkan pada pengalaman baru beragam cita rasa. Pernah liat anak 6 bulan milih-milih makan bun? Pada  usia tersebut mereka lebih adaptif terhadap beragam rasa. Bahkan yang menurut kita orang dewasa tidak enak atau hambar.
Pilihan variasi menu dan bahan makanan yang bunda siapkan di usia ini menjadi dasar kebiasaan makan anak saat mereka tumbuh lebih besar.

Setelah si kecil wisuda ASI eksklusif mulailah memperkenalkan berbagai jenis makanan pada anak. Tentu saja pada usia ini, makanan yang diberikan harus dilumatkan agar mudah dicerna. Beri kesempatan anak untuk mencoba variasi makanan baru, dan lihat reaksinya.
Cobalah untuk memberi satu jenis makanan baru dalam satu waktu sehingga dapat diketahui apa yang disukai dan kurang disukai anak. Terutama jika ada makanan yang memicu alergi, jika diberikan satu persatu dapat langsung diketahui.
Jangan ragu memperkenalkan beragam jenis makanan pada anak agar ia tumbuh sebagai anak yang menyukai bermacam menu dan tidak pilih-pilih makan.

Tapi bunda perlu mengingat beberapa hal saat menyiapkan makanan untuk si kecil:
  • Hindari menggunakan garam, gula atau penyedap rasa lainnya agar anak mengenal rasa murni dari makanan.
  • Cuci bersih dengan air mengalir yang bersih saat menyiapkan makanan dari buah dan sayuran yang tidak dimasak. Seperti sate buah, salad, jus segar dan sebagainya.
  • Masaklah semua makanan hingga benar-benar matang, agar anak terhindar dari bakteri dan kuman yang melekat pada bahan makanan mentah.
  • Hindari memberi terlalu sering makanan yang dibakar diatas arang, seperti sate atau barbekyu untuk menghindari resiko penyakit kanker di kemudian hari.
  • Variasi jenis masakan rebusan atau kukus atau panggang di oven toaster untuk mengganti resep makanan yang digoreng.
  • Jika terpaksa harus menggoreng, gunakan minyak goreng yang baik dan gunakan hanya sekali pakai. Pilih minyak zaitun jika perlu.
  • Hindari terlalu sering memberi makanan olahan karena mungkin mengandung bahan yang kurang baik untuk kesehatan balita seperti bahan pengawet yang berlebihan.
  • Usahakan untuk membuat atau mengolah sendiri bahan makanan untuk balita, misalnya membuat sendiri nugget atau bakso. Selain dapat dipastikan bahan pembuatnya juga dapat divariasikan dengan sayuran dan sebagainya.

SUMBER: http://www.menumakananbalita.com/2011/tips-dan-artikel/tips-menyiapkan-mpasi-pemula/

Friday, 27 December 2013

Manfaat ASI

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pentingnya pemberian Air Susu Eksklusif selama enam bulan pertama dan bisa dilanjutkan hingga dua tahun di kehidupan bukan tanpa alasan. Banyak manfaat yang diperoleh dengan pemberian ASI ini. Berikut sejumlah manfaat yang diperoleh dengan pemberian ASI secara ekslusif yang disarikan oleh  dr Utami Roesli SpA IBCLC FABM, dari The Indonesian Breastfeeding Center  di Kementerian Kesehatan akhir pekan lalu. Manfaat ASI untuk Kesehatan : * Anak yang diberikan ASI jarang menderita kanker anak, seperti leukemia limphositik, neuroblastoma, lymphoma maligna. * 16,7 kali jarang kena pneumonia. * Mengurangi risiko dirawat dengan sakit di saluran bernafasan tiga kali dibandingkan dengan bayi yang selalu mengonsumsi susu formula. * 47 persen jarang mencret, 23,5 persen jarang fatal. * Menghindarkan dari kurang gizi, kurang vitamin dan mengurangi resiko kencing manis. * Mengurangi penyakit jantung dan pembuluh darah juga penyakit menahun seperti usus besar. * Anak biasanya lebih jarang alergi.  * Menurunkan serangan asma, * Mengurang serangan infeksi E Sakazakii dari bubuk yang tercemar. Manfaat ASI untuk Kecerdasan dan Otak : * Hasil penelitian di Inggris dari 1736 anak ASI umumnya mempunyai pendidikan yang tinggi. Penelitian ini tidak membedakan latarbelakang sosial ekonomi. * Penelitian di Denmark terhadap 3253 orang menemukan fakta bayi yang disusui sejak kurang 1 bulan IQ-nya lebih renfah dibandingkan dengan yang disusui 7-9 bulan. Jadi ada korelasi pemberian ASI dengan tingkat IQ. * Meta-analisa menemukan terhadap 40 penelitian, bahwa 68 persen menyimpulkan menyusui meningkatkan kepandaian. Kesehatan Sudah Disediakan, Ruang Laktasi di Tempat Umum Tak Diminati Saat Puasa Boleh Konsumsi Vitamin, Asal Sesuai Dosis Cerdas Memilih Camilan untuk Anak Donor Darah Saat Puasa Itu Menyehatkan Mengunyah Makanan dengan Tepat Usir Sembelit

batasi susu.

Ghiboo.com - Meminum susu bagi anak memang penting, namun orangtua juga harus tahu dampak bila berlebihan meminum susu. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh seorang dokter dan ilmuan dari RS.St. Micheal di tronto, Dr Jonathon Maguire mengatakan banyak minum setiap setiap hari dapat memenuhi vitamin D, tetapi menurunkan zat besi seperti yang dilansir dari Baby center Vitamin dan zat besi adalah nutrisi yang penting terutama untuk otak balita yang sedang tumbuh. Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium yang diberikan untuk pertumbuhan tulang yang kuat. Selain itu vitamin D juga membantu menycegah penyakit autoium, pernafasan dan kardivaskular. Seadngkan zat besi dibutuhkan untuk perkembangan otak. Kekurangan zat besi, dapat menyebabkan anemia dan menggangu pengembangan keterampilan fisik dan mental. Jadi para peneliti menganjurkan untuk mengkonsumi susu cukup 2 gelas sehari. agar vitamin D dan zat besi ditubuh tetap seimbang. Bila terlalu banyak minum susu dalam sehari anak-anak akan mengurangi makan dan membuat zat besi ditubuhnya rendah. Susu adalah sumber gizi yang sangat baik tetapi ada batasan tertentu, kalsium yang berlebihan juga dapat menggangu penyerapan zat besi pada tubuh.

Bayi sering mau muntah

Salam Dok, anak saya berusia 1,5 tahun, berat badan : 9 kg dan tinggi badan : 77 cm, sudah seminggu ini sering seperti mau muntah (mengeluarkan suara hendak muntah) setiap saat. Terutama, ketika saat bangun tidur, kenapa ya hal tersebut Dok? Kebiasaan anak saya makan 3-4 kali sehari (2-3 kali makan nasi, 1 kali makan bubur beras atau bubur instan untuk anak usia 1 th ke atas), diselingi dengan makan snack (biskuit, atau buah, kadang dalam bentuk jus buah) disela jam makannya. Disamping itu pula, anak saya minum susu formula pakai dot setiap sekitar 3 jam dengan volume @ 150mL. Setiap mau tidur dia harus minum susu dari dot -+ 200 mL, terkadang bila sudah habis juga masih dimulutnya sampai dia tertidur pulas. Frekuensi BAB 1-2 kali sehari. Saya pernah baca artikel, bila anak sering mual dapat disebabkan ada infeksi tersembunyi di telinga ataupun pada saluran kencingnya, apakah saya bisa mendapat penjelasan tentang hal ini Dokter? Terima kasih dok.   Yunita-27tahun, Serpong   Jawaban : Hi Bunda Yunita, pasti senang ya bisa melihat anak kita memiliki kemampuan makan yang sehat. Untuk usia bayi dengan usia 1,5 tahun bobot badan idealnya 10 kg, tetapi rentang berat badan 9 kg masih dalam range berat badan normal sehingga kualifikasinya berat badan anak ibu baik. Berdasarkan kebutuhan total cairan adalah ± 1300 cc untuk selama 24 jam, dimana kebutuhan konsumsi nutrisi anak dapat dipenuhi melalui susu, jus, kuah sayur dan buah sebagai bahan asupan makanan. Sementara itu untuk frekuensi BAB normal 1-2x sehari secara keseluruhan kondisi yang ibu utarakan terbilang bagus. Nah untuk masalah yang dihadapi ketika anak sering mengeluarkan gelagat ingin muntah, maka perlu dipahami beberapa hal penyebab yang mungkin dapat menjadi tercetusnya kondisi tersebut. Anak sering merasa mual bisa disebabkan oleh berbagai macam hal, seperti : - Pada anak yang kedinginan saat tidur, maka pagi harinya bisa terjadi mual. - Anak minum dot yang sudah kosong, sehingga merangsang timbulnya mual. - Makan atau minum secara berlebihan, membuat stimulasi mual muncul. - Indikasi atas gejala dari suatu penyakit, seperti: infeksi saluran kencing, pencernaan, saluran pernafasan atau telinga, bahkan infeksi otak. Pada beberapa point diatas, maka perubahan kondisi lingkungan serta kebiasaan perlu dirubah agar anak tidak terangsang untuk mual dan muntah pada akhirnya. Suhu ruang dibuat hangat dan nyaman bagi sang bayi, kemudian ketika dot kosong segera dilepaskan dari mulut sang anak dan tidak berlebihan dalam memberikan asupan makanan maupun miniman bagi si bayi. Untuk kondisi terakhir yang berkenaan dengan adanya indikasi penyakit, biasanya disertai dengan beberapa gejala lain yang menyertai kondisi infeksi. Namun ada baiknya Ibu dapat berkonsultasi kepada dokter anak, bila perbaikan atas kondisi sebelumnya telah dilakukan, karena hal itu berarti memang besar kemungkinan akibat adanya penyakit, yang tentu memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Demikian yang dapat saya sampaikan, semoga dapat bermanfaat. Terima kasih, salam sehat. (YK) dr Yuni Kurnia, SpA   Kolom Dokter Kita diasuh oleh RS.Meilia Cibubur Kirim pertanyaan Anda ke email : kesehatan@rol.republika.co.id

DM bs myerang bayi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Diabetes mellitus saat ini tidak hanya terjadi pada orang dewasa. Bayi dan anak-anak juga menderita diabetes mellitus. Data Unit Kerja Koordinasi (UKK) Endokrinologi Anak Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) sejak Mei 2009 hingga Februari 2011 menunjukkan 590 anak dan remaja berusia di bawah 20 tahun yang menyandang diabetes tipe 1 di seluruh Indonesia. "Data ini diperkirakan merupakan puncak gunung es sehingga jumlah penderita yang sesungguhnya di populasi tentu lebih banyak lagi yang masih belum terdeteksi," tutur Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL),Tjandra Yoga Aditama kepada Republika di Jakarta, Selasa (15/11). Bila jumlah anak 0-18 tahun Indonesia ± 83 juta jiwa, maka kasus DM tipe 1 pada anak yang telah ditemukan mencapai 0,00711 permil. Dijelaskan riwayat lahir dengan berat badan rendah, kurang dari 2,5 kg mempunyai risiko yang lebih tinggi terkena dibetes dibanding dengan bayi lahir dengan BB normal. "Faktor risiko ini yang tidak bisa dimodifikasi," kata Tjandra.

Pilih Dot

pilih dot. REPUBLIKA.CO.ID, Ada banyak pilihan dot untuk bayi Anda di pasaran. Namun, Anda harus berhati-hati saat memilih dot untuk sang buah hati. Pasalnya, ada dot yang bisa membahayakan kesehatan bayi Anda. Menurut dokter ahli kanker anak, dr Edy Tahuteru, SpA(K), dot yang paling sehat adalah dot yang terbuat dari bahan yang bukan karsiogenik. Dot dengan bahan lateks, yang biasanya berwarna kuning, kata dia, jika terkena panas bisa bersifat karsiogenik. “Jika dikonsumsi oleh anak, lama-lama bisa menumpuk jadi kanker saat dia besar nanti,” ujarnya pada Republika, di Jakarta, Jumat (13/1). Padahal, menurutnya, dot itu pasti selalu kena panas. Lalu apa solusinya?  dr Edy menyarankan Anda untuk memilih dot yang berwarna putih. “Bahannya biasanya dari silikon, yang tak mengurai jika terkena panas,” tuturnya. Selain dot, plastik yang digunakan untuk minum juga perlu diperhatikan. Plastik yang dijadikan bahan untuk gelas atau alat lain, harus diperhatikan apakah itu aman jika kena panas atau tidak. Misalnya saja plastik untuk kemasan air mineral, itu hanya bisa digunakan sekali pakai saja. “Food grade-nya hanya 1,” ujarnya. Plastik seperti ini, jika terkena panas, bahan-bahan kimianya akan mengurai, dan akhirnya masuk terkonsumsi oleh kita. “Itu bisa jadi penyebab kanker,” ujarnya.  Gejala kanker karena makanan karsiogenik itu, tak bisa langsung terlihat. Paling tidak jika sejak kecil kita menggunakan bahan yang salah, akibatnya akan menumpuk banyak, dan saat dewasa nanti kanker baru muncul.

Dot

dot Ghiboo.com - Banyak orang tua bekerja yang menyusui anaknya lantas membiasakan bayi mereka menggunakan dot ketika si ibu tidak bisa menyusui langsung. Padahal, penggunaan dot sebenarnya kurang baik bagi si bayi, juga produksi ASI itu sendiri.   Kebiasaan menggunakan dot juga sering disebut dengan istilah bingung puting atau manja botol, demikian menurut dokter Sylvia Haryeny IBCLC, Konselor Laktasi Kemang Medical Care.   "Orang tua mungkin merasa itu cara yang praktis, padahal cukup banyak efeknya bagi produksi ASI dan bayi. Jika minum pakai dot, sedotan si bayi sangat kecil dan sedikit. Kalau langsung ke payudara, maka mulut bayi penuh hingga bulatan hitam di puting sehingga sedotannya juga banyak," jelas dokter Sylvia.   Dengan demikian, tambah dokter Sylvia, bayi pun nyusunya lebih cepat dan isi dalam payudara kosong. Karena ada kalanya payudara itu kosong setelah bayi menyusui.   "Pengosongan payudara memang lebih baik dilakukan oleh bayi langsung, bukan karena diperah. Jadi, payudara kosong dan terisi kembali semua tergantung pada bayi, jadi komandonya memang pada bayi," ungkapnya.   Jika dengan dot, bayi akan lama menghabiskan susunya. Sehingga ketika kembali menyusu pada puting ibunya juga menjadi lama. Kondisi ini tidak bagus untuk perkembangan bayi dan juga produksi ASI dalam payudara.   Mengatasi hal itu, dokter Sylvia menganjurkan agar bayi diberi susu dengan sendok atau cangkir. Karena kedua alat itu bisa langsung memberi asupan susu ke mulut bayi dalam jumlah banyak dan bisa berkali-kali.

Makanan Nutrisi Baby

makanan bayi Apa yang harus Anda ketahui tentang makanan bayi bernutrisi? Banyak hal tentu, dan pada umumnya, usia bayi mulai 6 bulan makanan bernutrisi tinggi sengaja diciptakan melalui bahan makanan segar seperti sayur, buah, daging hingga protein lain yang menjadi kebutuhan sebagai pendamping susu bayi si buah hati tercinta.  Namun, apakah Anda sudah mengetahui jenis makanan apa saja yang punya nutrisi tinggi, dan bagaimana cara mengolahnya? Ini penting, sebab, tak selalu si bayi suka dengan makanan cepat saji yang tersedia dalam kemasan. Malah sebagian besar bayi lebih suka dengan makanan yang dibuat sendiri, selain memiliki gizi cukup tinggi, higienis serta tak dilengkapi dengan bahan pengawet. Sebelum memaparkan bagaimana cara mengolah pendamping susu bayi menjadi sebuah makanan bayi bernutrisi tinggi, berikut adalah jenis makanan baik dari sayuran ataupun protein nabati dan hewani yang bisa Anda pilih untuk asupan gizi bayi;  1. Keju Keju mengandung energi sebesar 326 kilokalori, protein 22,8 gram, karbohidrat 13,1 gram, lemak 20,3 gram, kalsium 777 miligram, fosfor 338 miligram, dan zat besi 2 miligram. Selain itu vitamin A sebanyak 750 IU, vitamin B1 0,01 miligram dan vitamin C 1 miligram, penambahan keju pada makanan bayi selain sebagai sumber protein, aroma serta rasa yang dimunculkan lebih gurih dan dipercaya menambah selera makan lebih lahap. Tapi perlu diingat, jangan terlalu banyak asupan keju pada bayi, usahakan untuk mengurangi atau bahkan menghentikannya saat usia 2 tahun maksimal, karena akan membuat badan si buah hati membesar, bahkan bisa terserang obesitas.  2. Alpukat 75% kalori sebuah alpukat datang dari lemak tak jenuh tunggal. Alpukat memiliki kalium 60% lebih dari pisang. Kaya akan vitamin B, serta vitamin E dan vitamin K. Alpukat memiliki kandungan serat yang tinggi antara buah-buahan. Banyak khasiat yang dihasilkan dari buah ini, beberapa diantaranya adalah menangkal radikal bebas, menjaga kesehatan mata, melindungi tubuh dari kanker prostat, maag, stroke, kolesterol dan masih banyak lagi. Untuk bayi, sudah pasti sangat berguna karena ini merupakan makanan bayi bernutrisi cukup baik.  3. Pisang Buah yang secara general mengandung pati dan asam tanin, vitamin A (300 IU per seratus gram), vitamin B dengan berbagai jenisnya; B1, B2, B 6, dan 12 (100 mg per seratus gram), persentase yang cukup dari vitamin D, dan sedikit Vitamin Z. Dan pisang juga mengandung Kalsium (100 mg per seratus gram), Fosfor, Besi, Sodium, Kalium (potassium), Magnesium, dan Seng. Buah ini banyak menjadi andalan Bunda pada bayi, selain lembut, kandungan nutrisi yang dimiliki sangatlah besar.  4. Brokoli Brokoli merupakan sayuran dengan kalori yang rendah, rendah lemak, dan bebas kandungan lemak jenuh, tinggi kalium dan rendah sodium, tidak mengandung kolesterol. Selain itu, brokoli juga mengandung folat. Seperti yang kita ketahui, folat merupakan salah satu vitamin yang sangat baik salah satunya baik untuk ibu hamil dan janin.  5. Telur Burung Puyuh Ini juga merupakan sumber protein, yang juga diiringi lemak, vitamin, dan mineral. Meski begitu telur puyuh juga kaya akan kolin. Kolin berperan penting di dalam tubuh, terutama bagi perkembangan fungsi otak. Hal tersebut berkaitan dengan peran kolin sebagai komponen asetilkolin yang berfungsi sebagai pengantar sinyal saraf.  6. Daging Dada Ayam Daging Ayam mengandung energi sebesar 302 kilokalori, protein 18,2 gram, karbohidrat 0 gram, lemak 25 gram, kalsium 14 miligram, fosfor 200 miligram, dan zat besi 2 miligram.  Selain itu di dalam Daging Ayam juga terkandung vitamin A sebanyak 810 IU, vitamin B1 0,08 miligram dan vitamin C 0 miligram.  Hasil tersebut didapat dari melakukan penelitian terhadap 100 gram Daging Ayam, dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak 58 %.  7. Kacang Hijau Kacang hijau merupakan sumber alternatif protein nabati. Kacang hijau mengandung protein tinggi sebanyak 7 gr/100 gr. Protein yang terkandung memiliki asam amino lengkap. Protein pada kecambah kacang hijau sudah berkurang jumlahnya yaitu hanya 3 gr/100 gr, tetapi asam aminonya sebagian dalam bentuk bebas yang cepat diserap tubuh. Kandungan lain yang dimiliki adalah memiliki serat tinggi, kaya vitamin B, asam lemak esensial serta masih banyak lagi. Tetapi perlu Anda perhatikan untuk memberi bayi dengan kacang hijau ada baiknya di hancurkan hingga lembut menggunakan juicer.  8. Apel Sebagai buah yang sehat, apel kaya akan kandungan gizi, namun yang paling dominan adalah vitaminnya. Ada banyak vitamin yang terdapat di buah apel, diantaranya adalah vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin B5, vitamin B6, vitamin B9 dan vitamin C. Sedangkan mineral yang dikandung dalam buah apel antara lain kalsium, magnesium, potasium, zat besi, dan zinc. Serat juga dimiliki oleh buah apel ini, sehingga apel baik untuk orang yang sedang diet. Serat bisa mencegah lapar yang datang lebih cepat. Serat berguna mengikat lemak dan kolesterol jahat di dalam tubuh yang selanjutnya akan dibuang.  9. Wortel Wortel kaya akan senyawa karoten dan berbagai senyawa fitokimia. Juga, wortel sarat vitamin (B dan C), kalsium, dan sumber serat yang sangat baik.  Berapa banyak kandungan vitamin A dalam wortel sebenarnya bisa ditebak dari warnanya. Semakin oranye, merah, atau ungu warnanya, semakin tinggi kandungan vitamin A-nya. Fitokimia. Adalah senyawa kimia yang berasal dari tanaman, termasuk pigmen (zat warna) tanaman. Nah, fitokimia pada wortel yang juga berperan penting, khususnya sebagai antioksidan, adalah berbagai senyawa fenolik yang umumnya terdapat di kulit. Bagaimana? Apakah Anda sudah memiliki wawasan tentang bahan makanan bernutrisi tinggi untuk bayi? Tentu sudah, dan sekedar informasi dari Kami bahwa makanan bernutrisi tinggi ni akan memiliki banyak serat, dan BAB bayi pun akan lebih teratur. Nah, untuk lebih praktis maka sediakan diapers untuk bayi yang sesuai dengan ukuran, sementara di waktu malam, Anda bisa menggunakan popok bayi guna lebih nyaman bayi saat tidur.  Meramu Makanan Bayi Bernutrisi Lebih Lezat dan Sehat Nah, setelah Anda ketahui kandungan gizi yang terdapat pada jenis makanan sehat yang sarat dengan kandungan gizi tinggi sebagai pendamping susu bayi, maka Anda pasti bertanya-tanya dalam hati, bagaimana mengemas atau menjadikan semua ini menjadi makanan bayi yang disukai oleh si buah hati? Cara yang paling sering dilakukan adalah dengan mencampur semua jenis protein dan sayuran tersebut menjadi satu. Tapi perlu Anda perhatikan jenis sayur dan protein yang memiliki rasa lebih lezat jika dicampur. Usahakan jangan asal mencampur semua jenis. Buah seperti pisang, apel serta alpukat usahakan diberikan terpisah seperti makanan kecil pembuka atau pencuci mulut setelah makan selang beberapa waktu, mungkin 1 atau 2 jam. Berikut adalah resep cara membuat makanan yang cukup lezat dengan bahan makanan bernutrisi tinggi; -    Pilih wortel, brokoli, telur puyuh, daging dada ayam, serta keju. -    Rebus seluruhnya menjadi satu kecuali keju, daging ayam dan telur puyuh, usahakan dimasak terpisah. -    Untuk keju, sisihkan hingga semua bahan siap di haluskan. -    Setelah semua matang dan sudah dibersihkan, campur menjadi satu semuanya termasuk keju, daging ayam dan telur puyuh dalam sebuah wadah juicer -    Haluskan beberapa saat -    Sajikan Mudah bukan? Semua bahan tersebut mudah didapat bahkan beberapa toko online telah siap menyediakan bahan-bahan tersebut guna mendukung kebutuhan si buah hati yang memang memerlukan makanan bernutrisi pendamping ASI. Hasil tanaman organik pada bahan-bahan tersebut akan lebih baik. Oya, jangan pernah menambahkan penyedap rasa, garam, gula atau apapun itu, cukup murni dengan beberapa bahan makanan itu saja. Rasa gurih dan aroma nikmat akan muncul dari keju. Inilah ramuan makanan bayi bernutrisi tinggi pendamping susu bayi persembahan PriceArea.com yang bisa Anda buat untuk menjamin si kecil memiliki asupan gizi tinggi. Selamat mencoba.  Sumber: www.pricearea.com

Thursday, 26 December 2013

Botol Susu

Pada zaman dahulu, botol susu bayi terbuat dari kaca. Kaca, seperti yang kita tahu, memiliki massa yang berat dan sudah pasti mudah pecah. Karena kekurangannya tersebut, banyak orang mulai meninggalkan botol susu kaca dan beralih pada jenis plastik. Namun, banyak pemberitaan yang mengatakan bahwa botol yang terbuat dari plastik berpotensi buruk bagi kesehatan bayi dan membuat orang tua mempertimbangkan kembali botol-botol yang terbuat dari kaca. Lalu, mana yang lebih baik, botol susu dari kaca atau plastik?  Hal yang paling mengkhawatirkan dari botol susu kaca adalah mudah pecah. Kita pasti berpikir bagaimana anak kecil bisa meminum susu dari botol susu kaca yang suatu saat bisa terjatuh, pecah, dan membahayakan si kecil. Sisi positif dari bahan kaca adalah tidak adanya bahan kimia dalam kaca yang berpotensi terserap oleh susu dan tertelan bayi. Sedangkan untuk botol susu plastik, nilai plus yang dimiliki adalah ringan, kuat, dan tidak mudah pecah. Namun, dalam proses pembuatannya, botol susu bayi mengandung senyawa kimia yang disebut Bisphenol A (BPA). Senyawa ini biasa digunakan untuk memproduksi compact disk dan juga pembuatan kaleng. Sebuah organisasi lingkungan hidup di California pada tahun 2007 mengungkapkan fakta bahwa 5 merek terkenal botol bayi mengandung senyawa BPA yang tinggi.  Sebuah studi juga mengungkapkan bahwa sedikit saja bahan BPA yang terkandung dalam botol bisa mempengal;ruhi kinerja otak dan sistem reproduksi. BPA juga berkontribusi pada meningkatnya potensi kanker prostat dan payudara, kista ovarium,endometriosis, dan pubertas dini. Kenyataan ini pula yang membuat FDA (Badan Pangan dan Obat) memutuskan untuk menghilangkan bahan BPA pada semua produk botol susu bayi di Amerika.  Ada 3 macam botol bayi yang terbuat dari plastik, yaitu botol susu plastik biasa, botol susu plastik sekali pakai, dan botol susu kaca. Untuk memilih botol plastik mana yang sebaiknya digunakan, coba lihat angka pada bagian bawah botol. -    #7 berarti botol tersebut terbuat dari polycarbonate yang berarti terdapat senyawa BPA di dalamnya. -    #1, #2 atau #4 menandakan bahwa botol tersebut terbuat dati polyethylene. -    #5 berati terbuat dari polypropylene.  Nomor 1,2,4 dan 5 bisa digunakan dengan aman karena tidak mengandung BPA.  Botol susu sekali pakai biasanya tidak terbuat dari BPA (lihat apakah ada informasi tentang BPA-free pada label). Botol ini biasanya dijual dengan harga tinggi tentu karena penggunaannya yang hanya 1 kali saja. Namun jika Anda memilih botol susu gelas, sekarang telah banyak dijual botol kaca yang diproduksi dengan lapisan silicon pada bagian luarnya, jadi tidak mudah pecah. Jika Anda sudah menentukan pilihan, rawatlah botol susu bayi dengan memasukkan susu pada botol jika si kecil sudah siap untuk meminumnya. Jangan menghangatkan botol dalam microwave karena akan meningkatkan senyawa polycarbonate. Gunakan air suam-suam kuku untuk membersihkan dan menghangatkan susu bayi. Jangan pula menggunakan botol kaca yang retak.

Botol Susu

Oleh: dr. Dewi Ema Anindia  Klikdokter.com – Tidak sedikit akhir-akhir ini banyak penderita penyakit degeneratif yang datang ke dokter justru sudah dalam kondisi sudah kronik.  Sebut saja diantaranya seperti diabetes, osteoporosis, stroke, hipertensi dan masih banyak lagi. Sangat disayangkan temuan kondisi tubuh sulit disembuhkan kecuali dengan upaya keras pasien dan dokter serta izin Tuhan YMK. Hal ini banyak difaktori karena tidak sedikit juga pasien yang tidak menyadari telah muncul gejala-gejala penyakit tersebut sebelumnya, namun diabaikan karena kurangnya pengetahuan kesehatan ataupun rendahnya pemaknaan nilai kesehatan pada dirinya. Semua penyakit-penyakit tersebut dikenal memiliki sebagai ‘silent killer’, karena munculnya seolah sekonyong-konyong tiba-tiba akut, padahal penyakit-penyakit tersebut sejatinya kronis dan lama mengintai. Namun jika Anda peduli dengan kesehatan Anda lebih dini, maka tetap lanjutkan membaca artikel ini, karena berikut ini adalah beberapa paparan gejala-gejala penyakit yang seringkali disepelekan namun fatal bak bom waktu, antara lain: sakit dada nyeri penyakit pusing kepala  Kelemahan dari tangan atau kaki, kesemutan, kebal, pusing, pandangan ganda, sulit berbicara, sulit menemukan kata-kata, kelemahan tubuh terutama kelemahan tubuh sebelah Tanda-tanda ini merupakan suatu tanda dari stroke, yaitu suatu keadaan dimana pembuluh darah yang mensuplai oksigen ke otak tersumbat atau pecah yang membuat jaringan otak mati. Waktu merupakan hak yang penting jadi bila memang ada tanda-tanda ini segera hubungi rumah sakit.  Nyeri dada atau rasa tidak enak di dada, nyeri pada tangan, dagu atau leher; keringat dingin; kelemahan yang berat; mual; muntah; ingin pingsan; atau sesak nafas Tanda-tanda ini merupakan tanda dari serangan jantung. Bila timbul gejala ini ada baiknya Anda segera menghubungi rumah sakit. Tidak semua orang yang menderita serangan jantung merasakan nyeri dada. Banyak orang terutama wanita, orangtua, atau orang dengan diabetes yang tidak merasakan nyeri dada, namun hanya muncul keluhan mendadak nyeri kepala, jantung berdebar, sesak nafas, keringat berlebihan, mual dan muntah.  Nyeri pada kaki belakang, nyeri dada,  sesak nafas atau batuk darah Keluahan ini merupakan tanda dari adanya penyumbatan di pembuluh darah kaki terutama bila keluhan ini muncul setelah duduk dalam waktu lama.  Darah pada urin disertai nyeri Bila muncul darah di urin merupakan keadaan dimana sebaiknya Anda mengunjungi dokter walaupun tidak ada nyeri. Urin disertai nyeri merupakan suatu tanda adanya infeksi pada saluran kemih atau prostat atau batu ginjal.  Gejala asma yang tidak membaik Serangan asma biasanya ditandai dengan mengi atau kesulitan bernafas. Bila dengan obat keluhan tetap tidak membaik sebaiknya Anda segera menghubungi rumah sakit. Bila serangan asma tidak diobati maka dapat terjadi kelemahan otot dada hingga kematian.  Depresi dan keinginan bunuh diri Depresi dapat menjadi keluhan yang sangat menggangu dan serius untuk beberapa orang. Gejala dari depresi seperti kesedihan, kelelahan, cemas, perubahan pola tidur dan kehilangan nafsu makan. Bagi Anda ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[](EA)